Matahari pagi bersinar hangat di atas pasar desa yang ramai. Lala duduk termenung di sebuah bangku kayu dekat kios pedagang kain, jemarinya membolak-balik buku tulis yang berisi catatan sejarah tentang pahlawan bangsa. Wajahnya tampak bingung karena ia kesulitan memahami pelajaran tentang bagaimana cara menghargai jasa para pejuang tanah air di masa kini.
Di dekat kakinya, Kucing Oren yang gemuk sedang meringkuk santai, sesekali mengeong pelan seolah mengajak Lala untuk tidak terlalu bersedih. "Duh, Kucing Oren, aku merasa sulit sekali mengerti pelajaran ini," bisik Lala dengan suara lembut.
Tiba-tiba, seorang nenek pedagang sayur di sampingnya tersenyum ramah sambil memberikan segenggam jeruk segar. Lala segera berdiri dan memberikan salam dengan sopan menggunakan tangan kanannya. "Terima kasih banyak, Nek," ucap Lala dengan hormat. Nenek itu pun membalas dengan tutur kata yang sangat santun, mengajarkan Lala bahwa mencintai tanah air bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menghargai sesama warga desa dan menjaga kerukunan.
Lala memperhatikan sekelilingnya. Ia melihat para pedagang yang saling bantu membawakan keranjang belanjaan, serta pembeli yang antre dengan tertib. Hatinya mulai terbuka. Ia sadar bahwa semangat gotong royong dan sikap sopan santun yang ia lihat di pasar desa adalah wujud nyata dari rasa cinta tanah air yang selama ini ia pelajari di sekolah.
Ternyata, pelajaran tidak harus selalu di dalam kelas. Dengan bersikap santun dan saling menolong, ia sudah ikut menjaga keindahan negeri ini. Kucing Oren pun bangkit dari duduknya dan menggesekkan badannya ke kaki Lala, seolah memberikan persetujuan. Lala tersenyum lebar, kini ia tahu apa yang harus ia tulis di buku tugasnya nanti. Ia akan bercerita tentang kehangatan warga desa yang saling menyayangi dengan penuh tata krama.
Lala kini mengerti bahwa mencintai negeri sendiri dimulai dari hati yang penuh kasih kepada sesama. Dengan membawa semangat itu, ia pun pulang ke rumah bersama Kucing Oren, siap untuk menuliskan pengalamannya yang berharga.
Komentar
Posting Komentar