Di sebuah kampung yang asri, terdapat sebuah mushola kampung yang menjadi pusat kehangatan warga. Di kolam kecil di samping mushola, hiduplah seekor Ikan Kecil yang lincah. Meski tubuhnya mungil, ia selalu memperhatikan kesibukan orang-orang di sekitarnya dengan mata yang jernih.
Suatu sore yang teduh, suasana mushola tampak berbeda. Pak RT sedang tampak kebingungan di halaman. Atap mushola yang terbuat dari kayu jati tua mengalami kebocoran karena hujan semalam, dan kayu penyangganya mulai rapuh. Pak RT menghela napas panjang, "Bagaimana kita bisa memperbaiki ini sendiri? Besok ada acara pengajian warga, namun atapnya belum siap."
Ikan Kecil yang sedang berenang di permukaan kolam mendengar kegelisahan itu. Ia ingat bagaimana para warga sering memberinya remahan roti atau sekadar menyapa dengan senyum ramah saat mereka hendak beribadah. Ia merasa inilah saatnya ia menjadi bagian dari kebaikan kampungnya.
Tak lama kemudian, warga satu per satu mulai berdatangan ke halaman mushola. Mereka membawa alat pertukangan dari rumah masing-masing. Ada yang membawa palu, paku, dan kayu baru. Semangat gotong royong terasa begitu kental. Pak RT yang tadinya bingung, kini tersenyum melihat warganya bahu-membahu memperbaiki atap mushola dengan penuh sukacita.
Ibu-ibu pun tak mau ketinggalan, mereka datang membawa teh hangat dan camilan untuk para bapak yang sedang bekerja di atas atap. Suasana yang tadinya sunyi berubah menjadi riuh dengan tawa dan percakapan hangat. Ikan Kecil terus berenang kian kemari di kolamnya, seolah ikut menari gembira melihat kebersamaan tersebut.
Menjelang petang, atap mushola sudah kembali kokoh dan rapi. Warga pun berkumpul di serambi untuk beristirahat. Pak RT berkata dengan bangga, "Inilah indahnya tradisi kita. Dengan tolong-menolong, beban yang berat akan terasa ringan."
Ikan Kecil menyembul ke permukaan air, menikmati pemandangan damai di depannya. Ia belajar bahwa menjaga tradisi kebersamaan bukan hanya tentang bangunan mushola yang utuh, tetapi tentang bagaimana setiap orang saling peduli saat tetangganya sedang kesulitan. Di kampung itu, semangat berbagi akan terus mengalir, sejernih air di kolam tempat Ikan Kecil bernaung.
Komentar
Posting Komentar