
Di sebuah desa hijau yang subur, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Bima. Bima sangat menyayangi desanya, terutama sawah-sawah yang menghijau. Setiap hari, ia suka bermain di pinggir sawah, mengamati para petani bekerja dengan riang.
Suatu hari, Bima melihat Pak Tani, petani paling tua di desa itu, tampak sedih. “Ada apa, Pak Tani?” tanya Bima dengan polos.
“Padi di sawahku banyak yang mati, Bima. Sepertinya panen kali ini tidak akan bagus,” jawab Pak Tani dengan lesu. Bima merasa iba melihat Pak Tani. Ia ingin membantu, tapi apa yang bisa dilakukan anak kecil sepertinya?
“Aku ingin membantu, Pak! Tapi aku tidak tahu bagaimana caranya,” kata Bima.
Pak Tani tersenyum lembut. “Bantu Bapak untuk bersabar, Bima. Alam punya cara sendiri. Kadang, hujan tidak datang tepat waktu, atau matahari terlalu terik. Tapi Bapak percaya, jika kita terus berdoa dan bekerja keras, Tuhan akan membantu.”
Bima mengangguk. Ia duduk di samping Pak Tani, menemani Pak Tani menyiram tanaman yang masih sehat. Meskipun tidak banyak yang bisa ia lakukan, kehadiran Bima membuat Pak Tani merasa lebih semangat. Ia bercerita tentang pentingnya menjaga tanah, menyayangi tanaman, dan saling membantu sesama petani.
Hari demi hari berlalu. Bima selalu menemani Pak Tani. Ia belajar banyak tentang pertanian dan arti kesabaran. Ia juga belajar bahwa membantu tidak harus selalu dengan melakukan hal besar, tapi dengan memberikan dukungan dan semangat kepada orang lain.
Akhirnya, hujan turun dengan derasnya. Sawah-sawah kembali hijau dan padi-padi mulai tumbuh subur. Pak Tani sangat bahagia. Ia memeluk Bima erat-erat. “Terima kasih, Bima. Kamu sudah mengingatkan Bapak tentang arti kesabaran dan pentingnya saling membantu,” kata Pak Tani.
Bima tersenyum lebar. Ia merasa bangga bisa membantu Pak Tani dan desanya. Ia tahu, cinta kepada tanah air bisa diwujudkan dengan cara sederhana, seperti peduli kepada sesama dan menjaga alam.
Sejak saat itu, Bima semakin rajin membantu para petani di desanya. Ia belajar bahwa gotong royong adalah kekuatan yang bisa membuat desa mereka semakin makmur dan bahagia.
Komentar
Posting Komentar